Jumat, 06 Juli 2012


KONDISI PERTANIAN INDONESIA
Sektor pertanian merupakan sektor yang mempunyai peranan strategis dalam struktur pembangunan perekonomian nasional. Sektor ini merupakan sektor yang tidak mendapatkan perhatian secara serius dari pemerintah dalam pembangunan bangsa. Mulai dari proteksi, kredit hingga kebijakan lain tidak satu pun yang menguntungkan bagi sektor ini. Program-program pembangunan pertanian yang tidak terarah tujuannya bahkan semakin menjerumuskan sektor ini pada kehancuran. Meski demikian sektor ini merupakan sektor yang sangat banyak menampung luapan tenaga kerja dan sebagian besar penduduk kita tergantung padanya.
Perjalanan pembangunan pertanian Indonesia hingga saat ini masih belum dapat menunjukkan hasil yang maksimal jika dilihat dari tingkat kesejahteraan petani dan kontribusinya pada pendapatan nasional. Pembangunan pertanian di Indonesia dianggap penting dari keseluruhan pembangunan nasional. Ada beberapa hal yang mendasari mengapa pembangunan pertanian di Indonesia mempunyai peranan penting, antara lain: potensi Sumber Daya Alam yang besar dan beragam, pangsa terhadap pendapatan nasional yang cukup besar, besarnya pangsa terhadap ekspor nasional, besarnya penduduk Indonesia yang menggantungkan hidupnya pada sektor ini, perannya dalam penyediaan pangan masyarakat dan menjadi basis pertumbuhan di pedesaan. Potensi pertanian Indonesia yang besar namun pada kenyataannya sampai saat ini sebagian besar dari petani kita masih banyak yang termasuk golongan miskin. Hal ini mengindikasikan bahwa pemerintah pada masa lalu bukan saja kurang memberdayakan petani tetapi juga terhadap sektor pertanian keseluruhan.
Pembangunan pertanian pada masa lalu mempunyai beberapa kelemahan, yakni hanya terfokus pada usaha tani, lemahnya dukungan kebijakan makro, serta pendekatannya yang sentralistik. Akibatnya usaha pertanian di Indonesia sampai saat ini masih banyak didominasi oleh usaha dengan: (a) skala kecil, (b) modal yang terbatas, (c) penggunaan teknologi yang masih sederhana, (d) sangat dipengaruhi oleh musim, (e) wilayah pasarnya lokal, (f) umumnya berusaha dengan tenaga kerja keluarga sehingga menyebabkan terjadinya involusi pertanian (pengangguran tersembunyi), (g) akses terhadap kredit, teknologi dan pasar sangat rendah, (h) pasar komoditi pertanian yang sifatnya mono/oligopsoni yang dikuasai oleh pedagang-pedagang besar sehingga terjadi eksploitasi harga yang merugikan petani. Selain itu, masih ditambah lagi dengan permasalahan-permasalahan yang menghambat pembangunan pertanian di Indonesia seperti pembaruan agraria (konversi lahan pertanian menjadi lahan non pertanian) yang semakin tidak terkendali lagi, kurangnya penyediaan benih bermutu bagi petani, kelangkaan pupuk pada saat musim tanam datang, swasembada beras yang tidak meningkatkan kesejahteraan petani dan kasus-kasus pelanggaran Hak Asasi Petani, menuntut pemerintah untuk dapat lebih serius lagi dalam upaya penyelesaian masalah pertanian di Indonesia demi terwujudnya pembangunan pertanian Indonesia yang lebih maju demi tercapainya kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Pembangunan pertanian di masa yang akan datang tidak hanya dihadapkan untuk memecahkan masalah-masalah yang ada, namun juga dihadapkan pula pada tantangan untuk menghadapi perubahan tatanan politik di Indonesia yang mengarah pada era demokratisasi yakni tuntutan otonomi daerah dan pemberdayaan petani. Disamping itu, dihadapkan pula pada tantangan untuk mengantisipasi perubahan tatanan dunia yang mengarah pada globalisasi dunia. Oleh karena itu, pembangunan pertanian di Indonesia tidak saja dituntut untuk menghasilkan produk-produk pertanian yang berdaya saing tinggi namun juga mampu mengembangkan pertumbuhan daerah serta pemberdayaan masyarakat. Ketiga tantangan tersebut menjadi sebuah kerja keras bagi kita semua apabila menginginkan pertanian kita dapat menjadi pendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan dapat menjadi motor penggerak pembangunan bangsa. Di bawah ini terdapat beberapa rekomendasi, tawaran, saran, masukan dan juga tuntutan hasil dari pemikiran mahasiswa-mahasiswa pertanian Indonesia yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Pertanian Indonesia (FKMPI) terkait strategi pembangunan pertanian di Indonesia, yaitu sebagai berikut:
  1. Optimalisasi program pertanian organik secara menyeluruh di Indonesia serta menuntut pemanfaatan lahan tidur untuk pertanian yang produktif dan ramah lingkungan.
  2. Regulasi konversi lahan dengan ditetapkannya kawasan lahan abadi yang eksistensinya dilindungi oleh undang-undang. 
  3. Penguatan sistem kelembagaan tani dan pendidikan kepada petani, berupa program insentif usaha tani, program perbankan pertanian, pengembangan pasar dan jaringan pemasaran yang berpihak kepada petani, serta pengembangan industrialisasi yang berbasis pertanian/pedesaan, dan mempermudah akses-akses terhadap sumber-sumber informasi IPTEK.
  4. Indonesia harus mampu keluar dari WTO dan segala bentuk perdagangan bebas dunia pada tahun 2014.
  5. Perbaikan infrastruktur pertanian dan peningkatan teknologi tepat guna yang berwawasan pada konteks kearifan lokal serta pemanfaatan secara maksimal hasil-hasil penelitian ilmuwan lokal.
  6. Mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia.
  7. Peningkatan mutu dan kesejahteraan penyuluh pertanian.
  8. Membuat dan memberlakukan Undang-Undang perlindungan atas Hak Asasi Petani.
  9. Memposisikan pejabat dan petugas di setiap instansi maupun institusi pertanian dan perkebunan sesuai dengan bidang keilmuannya masing-masing.
  10. Mewujudkan segera reforma agraria.
  11. Perimbangan muatan informasi yang berkaitan dengan dunia pertanian serta penyusunan konsep jam tayang khusus untuk publikasi dunia pertanian di seluruh media massa yang ada.
  12. Bimbingan lanjutan bagi lulusan bidang pertanian yang terintegrasi melalui penumbuhan wirausahawan dalam bidang pertanian (inkubator bisnis) berupa pelatihan dan pemagangan (retoling) yang berorientasi life skill, entrepreneurial skill dan kemandirian berusaha, program pendidikan dan pelatihan bagi generasi muda melalui kegiatan magang ke negara-negara dimana sektor pertaniannya telah berkembang maju, peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan menengah dan pendidikan tinggi pertanian, pengembangan program studi bidang pertanian yang mampu menarik generasi muda, serta program-program lain yang bertujuan untuk menggali potensi, minat, dan bakat generasi muda di bidang pertanian serta melahirkan generasi muda yang mempunyai sikap ilmiah, professional, kreatif, dan kepedulian sosial yang tinggi demi kemajuan pertanian Indonesia, seperti olimpiade pertanian, gerakan cinta pertanian pada anak, agriyouth camp, dan lain-lain.
  13. Membrantas mafia-mafia pertanian. 
  14. Melibatkan mahasiswa dalam program pembangunan pertanian melalui pelaksanaan bimbingan massal pertanian, peningkatan daya saing mahasiswa dalam kewirausahaan serta dana pendampingan untuk program–program kemahasiswaan.
Banyak hal yang harus kita lakukan dalam mengembangkan pertanian pada masa yang akan datang. Kesejahteraan petani dan keluarganya merupakan tujuan utama yang menjadi prioritas dalam melakukan program apapun. Tentu hal itu tidak boleh hanya menguntungkan satu golongan saja namun diarahkan untuk mencapai pondasi yang kuat pada pembangunan nasional. Pembangunan adalah penciptaan sistem dan tata nilai yang lebih baik hingga terjadi keadilan dan tingkat kesejahteraan yang tinggi. Pembangunan pertanian harus mengantisipasi tantangan demokratisasi dan globalisasi untuk dapat menciptakan sistem yang adil. Selain itu harus diarahkan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, khususnya petani melalui pembangunan sistem pertanian dan usaha pertanian yang kuat dan mapan. Dimana Sistem tersebut harus dapat berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan dan desentralistik. @diperoleh dari berbagai sumber).

Kriteria Menteri Pertanian Indonesia
  1. Berlatar belakang pendidikan pertanian serta menguasai ilmu pertanian terapan dan teknis.
  2. Berani turun secara langsung kelapangan melihat kondisi permasalahan pertanian di Indonesia.
  3. Mampu menjadikan pertanian sebagai leading sector perekonomian bangsa.
  4. Bersedia berkomunikasi dan bekerjasama serta mengikutsertakan petani, mahasiswa, institusi, dan instansi pertanian dalam pengambilan kebijakan.
  5. Membuat dan mampu mengawal kebijakan-kebijakan yang berpihak pada upaya pembangunan pertanian dan kepentingan petani.
  6. Berpengalaman dan berdedikasi di bidang pertanian.
  7. Memiliki track record yang baik (tidak pernah terlibat kasus hukum).
  8. Loyal terhadap pemerintah dan NKRI.
  9. Mewujudkan program wilayah bebas korupsi (wbk) di Departemen Pertanian.
  10. Berani bertindak cepat dan tepat dalam mengambil keputusan untuk kemajuan pertanian Indonesia.
  11. Mampu mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia pada tahun 2014.
  12. Berani membuat program peningkatan kesejahteraan untuk petani.
  13. Berani membuat kebijakan bersama dengan Departemen Pendidikan Nasional agar dunia pendidikan pertanian lebih diperhatikan dan maju.

Selasa, 10 April 2012

PERTANIAN ADALAH TULANG PUNGGUNG INDONESIA

PERTANIAN ADALAH TULANG PUNGGUNG INDONESIA

Mungkin banyak anak muda yang tidak perduli dengan nasib pertanian dan petani di Indonesia. Padahal pertanian adalah asset penting dalam satu negara. Apalagi seperti negara Indonesia yang lahannya sangat cocok dengan kegiatan pertanian. Selain itu pertanian juga bisa menjadi objek pariwisata yang sekarang dikenal dengan sebutan Ekowisata atau Ecotourism yang pastinya akan menambah pendapatan negara.

Sangat amat disayangkan anak muda sekarang tidak ada yang mau menjadi petani. Inilah yang akan menjadi masalah dikemudian hari. Indonesia tidak memiliki penerus di bidang pertanian, dan masalah kebutuhan pangan pun muncul yang pastinya akan memicu munculnya masalah yang lain.

Berangkat dari permasalah inilah saya bergabung dengan salah satu organisasi di Bali yang perduli dengan masalah pertanian dan kelangsungan hidup para petani di Indonesia. Mengapa saya bergabung dengan organisasi ini? Karena saya perduli dengan nasib bangsa Indonesia yang ada di tangan para petani. Saya juga tidak mau Indonesia mempunyai masalah dengan kebutuhan pangan. Saya tidak mau Indonesia memiliki masalah kelaparan dan kemiskinan lagi.

Dari organisasi tersebut saya mengetahui masalah apa yang dihadapi oleh para petani. Petani di Indonesia kalah bersaing dengan para petani dari luar negeri yang menjual barangnya di Indonesia. Petani di Indonesia tidak mendapat posisi tawar yang baik. Petani di Indonesia juga tidak mengetahui bahaya dari pestisida yang mereka gunakan.

Ini yang harusnya dilakukan oleh anak muda Indonesia. Membantu para petani mendapatkan posisi tawar yang baik. Buat petani Indonesia menjadi tuan rumah di negara sendiri. Bantu mereka tentang pengetahuan pestisida yang berbahaya. Berikan mereka penjelasan tentang pertanian organik yang berkelanjutan.

Jadi masih ada yang bisa dilalukan oleh anak muda Indonesia diluar bidang pendidikan, kesehatan, budaya dan lain sebagainya. Seperti pertanian ini contohnya. Jadilah anak muda yang bermanfaat untuk orang banyak. Karena kita adalah manusia, makhluk social yang tidak bisa hisup sendiri. Pasti membutuhkan orang lain.

Dengan peduli kepada pertanian Indonesia maka kita perduli dengan nasib rakyat Indonesia lainnya. Peduli dengan alam sekitar dan makhluk hidup lainnya.

Bukankah disetiap agama diajarkan untuk berhubungan baik dengan Tuhan Yang Maha Esa, sesama manusia, dan sesama alam sekitar serta makhluk hidup lainnya. Hidup tidak akan sempurna apabila kita hanya berhubungan baik dengan Tuhan dan sesama manusia. Padahal alam sekitar memberikan kita banyak hal.

Ayo anak muda tunjukan kalau kalian memang peduli dengan negara kalian ini. Tidak perlu melakukan hal – hal yang sifatnya merusak dan merugikan. Masih banyak kegiatan yang bermanfaat yang dapat dilakukan.

Kalian bisa memulai dengan mengunjungi kelompok petani yang ada di daerah kalian. Lihat mereka. Rasakan apa yang mereka rasakan. Bagaimana susahnya menanam padi, bagaimana susahnya menjaga agar padi tidak rusak dan siap panen. Dari sinilah kalian akan merasakan dan akan mulai menghargai arti dari seorang petani.

Kita tidak perlu ikut campur dengan keadaan politik negara kita. Sudah banyak orang yang akan mengurusnya. Lebih baik kita peduli dengan keadaan petani kita. Karena sudah tidak ada yang peduli lagi kepada mereka. Kita kaum muda yang mulai harus memperhatikannya. Agar dikemudian hari anak cucu kita tetap bisa melihat sawah, tetap tahu padi itu sepeti apa, beras itu asalnya dari mana. Dan agar anak cucu kita bisa menghargai usaha jerih payah nenek moyang.

Karena Indonesia adalah titipan anak cucu kita. Bukan warisan nenek moyang. Perlu dibedakan dan dipahami artinya. Agar tidak salah dalam mengambil tindakan.

Peduli dengan kehidupan petani berarti sama halnya dengan peduli kepada seluruh rakyat Indonesia. Karena petani lah yang menjadi tulang punggung dari masalah pangan rakyat Indonesia.

Bisa dibayangkan jika ditiap daerah ada gerakan peduli terhadap petani yang jika dikumpulkan akan berkumpullah anak muda Indonesia yang bisa membawa perubahan besar terhadap kehidupan rakyat Indonesia selanjutnya. Pastinya juga akan membantu mengurangi kemiskinan, kelaparan dan membantu mensejahterakan kehidupan petani.

Ini adalah hal yang sangat bagus jika bisa dilakukan. Karena akan membawa dampak positif ke berbagai bidang. Jika masyarakat Indonesai sudah terpenuhi kebutuhan pangan, maka kehidupan pun akan membaik.

Selain itu anak muda Indonesia akan dipandang dengan baik pula. Karena telah melakukan hal yang sangat baik untuk kehidupan rakyat Indonesia selanjutnya.

Contohnya saja waktu saya memberikan presentasi di 100 SMA tentang keadaan pertanian Indonesia di Belgia oktober tahun lalu yang juga merupakan program dari organisasi yang saya ikuti. Saya menceritakan keadaan sebenarnya tentang pertanian Indonesia. Luar biasa tanggapan anak muda disana. Mereka mau bekerja menjadi apa yang mereka mau dalam 1 hari, lalu upahnya mereka sumbangkan untuk program pertanian di Indonesia.

Bayangakan mereka yang jauh disana, tidak mempunyai sawah, tidak pernah melihat sawah seperti apa, tidak tahu bertani itu seperti apa tapi mau membantu kehidupan petani di Indonesia. Ini membuat saya menitikkan airmata. Saya pun bertekad untuk melanjutkan semangat mereka di sini. Saya serius mengikuti kegiatan selanjutnya di organisasi.

Andai saja hal itu terjadi di Indonesia. Maka kehidupan petani akan sangat terbantu dan masyarakat juga akan sangat mudah mendapat pangan yang berkualitas, sehat dan bebas pestisida.

Saya yakin tidak semua anak muda tahu apa bahya pestisida. Padahal pestisida tidak bisa larut dalam darah dan akan mengendap di tubuh manusia. Yang akan menimbulkan berbagai penyakit seperti gangguan otak, tumor, kanker, bahkan pada ibu hamil bisa mengakibatkan bayi lahir cacat.

Ini yang harus kita jelaskan kepada para petani di Indonesia. Bahwa memakai pestisida sama halnya dengan bunuh diri. Mulailah beralih ke pertanian organik. Selain menyuburkan tanah, produk yang dihasilkan jauh lebih berkualitas dan sehat.

Jika tidak ada yang menjelaskan ini kepada petani, maka kita juga akan terkena imbasnya. Ada data yang menyebutkan bahwa di tahun 2000, ada 50% petani perempuan di Indonesia dan 20% dari air susu mereka sudah terkontaminasi dengan pestisida.

Itu adalah data tahun 2000, dan sekarang sudah 2011 bahkan hamper menjelang tahun 2012. Mungkin jumlahnya sudah bertambah karena anak muda Indonesia tidak peduli dengan hal tersebut.

Jika pestisida sudah ada di air susu kita maka keturunan kita juga pasti akan terkontaminasi oleh pestisida. Bisa dibayangkan penyakit apa yang akan mereka dapatkan kalu dari sekarang kita tidak melakukan perubahan?

Selain merugikan tubuh manusia pestisida juga bisa merusak lahan pertanian, yang jika makin lama dibiarkan, petani akan putus asa dan meninggalkan kegiatan bertani. Lalu siapa yang akan menjadi petani sedangkan anak mudanya sudah tidak mau menjadi petani. Kalau begini bagaimana nasib bangsa Indonesia selanjutnya?

Inilah yang menjadi dasar saya menulis esai ini. Untuk menyadarkan para pembaca bahwa betapa pentingnya peduli terhadap kehidupan petani Indonesia. Dengan kekuatan anak muda Indonesia saya yakin akan membawa perubahan yang besar yang berdampak positif.

Saya juga memberikan contoh langsung agar lebih mudah menjelaskannya. Dan benar adanya bahwa anak muda Indonesia memegang peran penting dalam kelangsungan negara Indonesia selanjutnya.

Indonesia sudah tidak membutuhkan generasi penerus tetapi generasi pembangun. Untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik lagi. Dimulai dari pertanian yang menjadi bagian penting dari negara Indonesia.

Seperti yang sudah saya katakana di paragraph sebelumnya bahwa peduli kepada petani sama halnya dengan peduli pada kehidupan rakyat Indonesia lainnya. Dan artinya juga kita menjadi anak muda yang peduli dengan kehidupan anak cucu kita nanti.

Menjadi anak muda yang peduli dengan pertanian negara akan mengajarkan kita peduli terhadap sesama manusia dan alam sekitar. Mengajarkan kita lebih menghargai hasil jerih payah para petani. Karena menjadi petani bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan keahlian yang khusus dan kemauan yang keras.

Hal mudah yang bisa dilakukan adalah menggunakan produk mereka. Bukan produk dari negara lain. Kalau perlu belilah langsung produknya dari petaninya. Agar petani mendapatkan posisi tawar yang baik yang juga akan membantu kehidupan mereka.

Kita bisa berkoordinasi dengan Ibu kita di rumah. Karena masalah kebutuhan pangan di rumah ada di tangan Ibu kita. Berikan informasi kepada Ibu kita apa bahaya yang didapat jika masih menggunakan bahan pangan non organik. Dan berikan juga manfaat jika kita menggunakan bahan organik.

Begitu banyak manfaat dari bahan organik seperti mengandung 50% lebih banyak antioksidannya, rasanya lebih lezat, lebih aman dikonsumsi oleh bayi dan balita, dan lebih ramah lingkungan. Selain itu banyak lagi manfaat lain yang didapatkan dari mengkonsumsi pangan organik.

Selain itu bisa juga dengan membuat kelompok kecil lalu kunjungi pertanian – pertanian yang ada di daerah masing – masing. Seperti yang sudah saya katakana di paragraph sebelumnya. Bisa juga kita bergabung dengan tim PKK Ibu – Ibu yang ada di sekitar rumah kita. Sadarkan mereka tentang hal ini. Ajak mereka memakai bahan pangan organik yang langsung dibeli di petaninya.

Tidak hanya mengunjungi para petani, namun juga ikut kegiatan mereka. Tidak perlu sering. Mungkin dua minggu satu kali sudah cukup. Berikan juga mereka penjelasan tentang bahaya pestisida. Pasarkan produk mereka dengan harga yang bagus dan masih banyak yang bisa dilakukan lagi.

Itu adalah sebagian hal kecil yang anak muda bisa lakukan. Akan sangat baik jika bisa merambah ke daerah lain. Bisa menjadi Youth Movement yang akan sangat menguntungkan. Dan pastinya akan membuat anak muda Belgia merasa usaha mereka tidak sia – sia.

Kita bisa mengisi kegiatan kita dengan hal yang bermanfaat. Apalagi jik mengajak adik – adik kita di Sekolah Dasar pada saat mengunjungi petani. Jika dari kecil mereka sudah diajarkan untuk menghargai petani, maka mereka akan tumbuh besar menjadi anak Indonesia yang tidak akan menghargai jerih payah nenek moyangnya.

Membagikan informasi kepada para petani juga akan membuat kita lebih banyak belajar tentang pertanian yang baik. Kita jadi tahu bahaya dari pestisida yang digunakan dan kita juga tahu solusinya apa.

Belajar tidak hanya di sekolah, tapi bersama petani kita juga bisa belajar. Belajar arti kehidupan, belajar dari kebaikan alam dan sebagainya.

Selain itu kita juga bisa memulai dirumah dengan menanam tanaman kecil. Seperti Cabai dan Bawang. Sangat menyenangkan begitu melihat tanaman kita tumbuh dengan baik. Menanam satu pohon sudah membantu penghijauan kan?

Begitu banyak manfaat yang bisa didapat dari kepedulian kita terhadap petani dan pertanian di Indonesia. Selain membantu kesejahteraan petani kita juga membantu penghijauan. Berbaik hati kepada alam, maka alam pun akan berbaik hati kepada kita.

Sangat menyenangkan jika diumur semuda kita sudah membuat perubahan besar yang sangat baik untuk Indonesia. Manusia yang sempurna adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain, negaranya dan alam sekitar.

Benar bahwa masih banyak hal bermanfaat yang bisa dilakukan oleh anak muda Indonesia. Dalam hal ini misalnya. Dilihat dari manfaat yang didapat, jelas sekali kegiatan ini sangat baik jika bisa diterapkan.

Menjadi anak muda yang bermanfaat bagi orang lain, negaranya dan alam sekitar adalah anak muda yang baik. Ini lah seharusnya anak muda Indonesia, menjadi anak muda yang bermanfaat.

Tidak perlu melakukan kegiatan – kegiatan yang kita sendiri tidak tahu apa manfaatnya. Itu hanya akan membuang – buang waktu dan bisa merugikan berbagai pihak. Pastinya juga akan mengecewakan orang tua kita.

Sekali lagi, pertanian adalah hal penting bagi suatu negara karena kebutuhan pangan untuk seluruh rakyat ada di sana. Jika tidak ada yang memperhatikan dan tidak ada penerus bagaimana negara tersebut bisa melangsungkan kehidupannya?

Semoga tulisan saya bermanfaat bagi para pembaca. Mohon maaf jika masih terdapat kesalahan dan kekurangan. Karena ini semua adalah proses pembelajaran bagi saya.

Oleh : Bunga Amalia Safitri

Minggu, 24 Januari 2010

HASIL AKHIR

TAHAP 3

TAHAP 4

ANALISIS SPSS

Buat data variabel view yaitu x dan y lalu isi data view sebagai contoh buat 30 data lalu pilih analisis klik regression pilih linier masukan y ke dependent dan x ke indepent lilu klik ok maka regresi linier ( y= konstan+x).Buat data baru misal x2 yang artinya x.x lalu pilih transform compute klik target variabel di isi dengan x2 pada numeric masukan x.x(x*x) klik ok maka regresi linier [y=konstan+(b.x)+c.x2)].Buat data baru lagi x3 yang artinya x.x.x lalu pilih transform compute klik target variabel di isi dengan x3 pada numeric masikan x.x.x(x*x*x)klik ok maka regresi linier [y=A+BX+CX2+DX3].